Seleksi Taruna Baru Politeknik Agraria STPN 2026 Masuki Tahap Wawancara, Hasil Diumumkan 22 Juli


Silahkan Pasang Iklan disini

D.I. Yogyakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Politeknik Agraria STPN melanjutkan Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) Tahun Akademik 2026/2027. Setelah dinyatakan lulus ujian computer based test (CBT) yang digelar pada 1–4 Juli 2026, para calon taruna dan taruni kini mengikuti tahapan seleksi lanjutan untuk memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di Politeknik Agraria STPN.

Saat ini, proses seleksi memasuki tahap wawancara. Pada tahapan tersebut, peserta dinilai berdasarkan kemampuan komunikasi, aspek kepribadian, motivasi, serta kesiapan menjalani pendidikan di Politeknik Agraria STPN. Sebelum mengikuti wawancara, para peserta telah menjalani tes kesamaptaan, tes kesehatan, dan tes psikologi pada 13–15 Juli 2026.

Salah satu peserta, Dimas Badrikawi Starautomo (19) asal Kota Malang, Jawa Timur, yang memilih Program Studi Manajemen Penataan Ruang, mengaku bersyukur dapat melewati seluruh tahapan seleksi hingga wawancara.

“Saya merasa bersyukur sudah bisa melalui tahapan tes kesamaptaan, kesehatan, dan psikologi selama tiga hari kemarin, dan ternyata saya bisa sampai ke tahapan wawancara ini,” ujarnya.

Meski masih merasakan sedikit gugup, Dimas mengaku tetap percaya diri menghadapi wawancara dan berharap dapat diterima sebagai Taruna Politeknik Agraria STPN.

Semangat serupa juga disampaikan Aurelia Nidya Prasetyo (19), calon taruni asal Pati, Jawa Tengah, yang memilih Program Studi Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT). Menurutnya, setiap tahapan seleksi memberikan pengalaman berharga karena menguji kemampuan yang berbeda, mulai dari aspek fisik, kesehatan, hingga kesiapan mental.

“Awalnya tentu saya merasa deg-degan saat akan mengikuti wawancara. Namun, setelah berada di ruang wawancara, saya mulai merasa lebih rileks dan bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik,” tutur Aurelia.

Memasuki tahap akhir seleksi, Politeknik Agraria STPN memastikan seluruh rangkaian penerimaan calon taruna dan taruni dilaksanakan secara objektif guna menjaring peserta yang memenuhi kualifikasi.

Pembantu Ketua II Bidang Administrasi Umum Politeknik Agraria STPN, Widhiana Hestining Puri, mengatakan proses seleksi ditujukan untuk memperoleh calon taruna dan taruni terbaik yang memiliki minat, kompetensi, serta komitmen mengikuti pendidikan di Politeknik Agraria STPN.

“Kami akan menjaring 350 calon taruna/i yang terdiri dari tugas belajar, jalur umum dan juga kerja sama pemerintah daerah yang nantinya akan diumumkan pada 22 Juli 2026,” kata Widhiana.

Peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya diwajibkan melakukan daftar ulang secara daring sebelum masuk asrama pada 21 Agustus 2026. Setelah itu, mereka akan mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Taruna Baru (PKKTB) pada 24–27 Agustus 2026, sebelum memulai perkuliahan pada 31 Agustus 2026.

Redaksi | Tim Jejak Tanah ID