Sekjen ATR/BPN Arahkan Penyusunan RKA-KL 2027 Fokus pada Transformasi Layanan Pertanahan


Silahkan Pasang Iklan disini

Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, membuka kegiatan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2027 secara daring, Senin (20/07/2026). Dalam arahannya, ia meminta seluruh jajaran menyusun program dan anggaran yang mendukung transformasi layanan pertanahan dan penataan ruang melalui program yang berorientasi pada hasil, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Fokus kita adalah transformasi layanan yang diwujudkan melalui penguatan infrastruktur digital, peningkatan kualitas data, penataan proses bisnis, peningkatan kapasitas SDM, serta penyesuaian struktur organisasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan wilayah,” ujar Dalu Agung Darmawan.

Ia menjelaskan, transformasi tersebut diwujudkan melalui layanan yang terintegrasi dari awal hingga akhir dengan memberikan kepastian waktu, biaya, persyaratan, dan status penyelesaian layanan. Langkah itu juga meliputi penyelesaian tunggakan, penguatan kepercayaan masyarakat melalui layanan yang transparan dan berintegritas, peningkatan kepatuhan aparatur terhadap regulasi dan standar pelayanan, optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta penguatan sistem keamanan dan pemanfaatan data spasial sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Menurut Dalu Agung Darmawan, keberhasilan transformasi juga ditopang oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM), penguatan manajemen perubahan, peningkatan tata kelola dan manajemen risiko, serta transformasi struktur Kantor Pertanahan dan mekanisme kerja agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam penyusunan RKA-KL Tahun Anggaran 2027, Sekjen ATR/BPN menginstruksikan agar setiap program disusun berdasarkan target yang terukur, mulai dari output, volume, lokasi, jadwal pelaksanaan, hingga penanggung jawab kegiatan. Perencanaan yang jelas dinilai akan mempermudah pelaksanaan program sekaligus memastikan anggaran memberikan manfaat secara optimal.

“Tidak hanya cukup melihat tingkat penyerapan anggaran, tetapi yang lebih penting adalah kualitas keluaran, ketepatan waktu, kebermanfaatan, dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, Kepala Kantor Wilayah, serta Kepala Kantor Pertanahan se-Indonesia yang mengikuti kegiatan secara daring, Dalu Agung Darmawan juga meminta agar pengendalian program dan anggaran diperkuat. Para pimpinan unit kerja diminta melakukan pemantauan kinerja secara berkala, menyelesaikan hambatan dengan cepat, serta memastikan seluruh jajaran bekerja secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil.

Menutup arahannya, Dalu Agung Darmawan berharap penyusunan RKA-KL Tahun Anggaran 2027 menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas, realistis, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, kepastian hukum, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Redaksi | Tim Jejak Tanah ID