WhatsApp Image 2026-08-05 at 10.47.29

Menteri Nusron Minta Jajaran BPN NTT Utamakan Kepuasan Masyarakat dalam Pelayanan Pertanahan

Kupang – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menginstruksikan seluruh pegawai Kementerian ATR/BPN, termasuk jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk menempatkan masyarakat sebagai fokus utama dalam pelayanan pertanahan. Pelayanan diminta berorientasi pada kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan kepastian waktu, kemudahan prosedur, serta penyelesaian yang cepat.

Saat memberikan pembinaan kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi NTT pada Selasa (04/08/2026), Menteri Nusron menegaskan bahwa aparatur pemerintah merupakan pelayan publik sehingga setiap persoalan harus dilihat dari sudut pandang masyarakat sebagai pemohon layanan.

Kita ini pelayan publik. Namanya pelayan, ibarat orang jualan, pembeli adalah raja. Ukurannya jelas, yaitu kepastian dan kepuasan. Kalau ada masalah, jangan menggunakan sudut pandang petugas. Gunakan sudut pandang masyarakat pemohon,” tegas Menteri Nusron.

Ia menjelaskan, kepuasan masyarakat menjadi indikator utama dalam menilai kualitas pelayanan pemerintah. Karena itu, setiap layanan harus mampu memberikan pengalaman yang baik bagi masyarakat.

Menteri Nusron juga menekankan pentingnya penyederhanaan aturan dan prosedur pelayanan agar mudah dipahami sekaligus dapat diterapkan secara efektif di lapangan.

Sebagai bagian dari transformasi layanan pertanahan, Kementerian ATR/BPN telah menerapkan sistem Pengukuran Terjadwal serta percepatan layanan Peralihan Hak. Di Provinsi NTT, Kepala Kanwil BPN Provinsi NTT, I Ketut Gede Ary Sucaya, melaporkan bahwa Pengukuran Terjadwal telah diterapkan di Kantor Pertanahan Kota Kupang dan akan diperluas secara bertahap ke tujuh Kantor Pertanahan lainnya.

Untuk Pengukuran Terjadwal, kami sudah implementasi di Kantah Kota Kupang, dan akan menyusul pada bulan ini di tujuh Kantah lainnya. Sementara, untuk layanan Peralihan Hak juga sudah ada pilot project, di Kantah Kota Kupang juga,” ujar I Ketut Gede Ary Sucaya.

Dalam kegiatan pembinaan tersebut, Menteri Nusron didampingi Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad, Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko Einstein Al Makarima, Direktur Survei dan Pemetaan Tematik Agus Apriawan, serta Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid.